EVENT

Menyambut Hari Bumi, Sejauh Mata Memandang Hadirkan Koleksi Musim Kemarau dan Pameran Laut Kita!

Tuesday, 23/04/2019 16:04 WIB by Atina Amalia, Facetofeet
Menyambut Hari Bumi, Sejauh Mata Memandang Hadirkan Koleksi Musim Kemarau dan Pameran Laut Kita!
press release

Selaku brand fashion yang mengusung konsep slow fashion, Sejauh Mata Memandang (SMM) kembali mengeluarkan koleksi musim kemarau terbarunya. Namun, ada yang berbeda dengan koleksinya kali ini. Dalam memperingati hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin, tidak hanya meluncurkan koleksi terbarunya, rupanya SMM bersama dengan organisasi Diet Kantong Plastik dan Plaza Indonesia membuka pameran Laut Kita. Pameran yang akan diadakan mulai dari tanggal 22 April-16 Juni 2019 di Plaza Indonesia lantai 2 ini juga berkolaborasi dengan Felix Tjahyadi selaku konseptor pameran, Jay Subyakto, Davy Linggar, Jez O’Hare, Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, dan Tulus.

(source: press release)

Dalam pameran Laut Kita ini terdapat beberapa ruangan mulai dari memperlihatkan potret keindahan alam Indonesia, yang kemudian dilanjutkan dengan info-info mengenai sampah-sampah plastik yang sudah banyak tertimbun di bumi. Pada ruangan berikutnya juga Felix mengajak pengunjung untuk mengetahui keadaan bawah laut jika kita terus menerus menggunakan plastic sekali pakai, yang tentu saja dapat merusak ekosistem laut. Tak hanya itu, setelahnya juga terdapat ruang solusi dan pengunjung dapat menuliskan janji untuk mulai menjaga bumi agar tetap sehat.

(source: press release)

Uniknya, sampah-sampah plastic yang ada pada pameran ini merupakan sampah asli yang sudah dibersihkan loh. Sampah-sampah ini didapat dari gerakan “Rampok Plastik” pada Car Free Day, “Beach Cleaning”, dan sampah-sampah impor. Pameran tersebut diharapkan dapat memberikan tamparan keras terutama untuk para pemuda agar lebih aware lagi dengan lingkungan sekitar.

(source: press release)

Tidak hanya pameran Laut Kita. Koleksi musim Kemarau ini juga menarik perhatian loh. Koleksi Laut Kita melambangkan sebuah doa dan aksi langkah nyata untuk berterima kasih kepada bumi. Koleksi ini mengangkat motif-motif berbentuk bunga-bunga dasar laut dan riak-riak ombak di tepian samudera dalam warna-warna alam seperti indigo, pastel pink, merah, dan putih. Teknik yang digunakan untuk menciptakan motif tersebut adalah teknik batik tulis dan cetak saring tangan karya perajin lokal. Dan setiap pembeliam koleksi ini, kamu akan secara gratis mendapatkan sedotan dari bamboo yang dapat kamu gunakan sebagai pengganti sedotan plastik.

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
REVIEW
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER