LIFESTYLE

Girls, Ini Alasan Kenapa Kamu Nggak Boleh Banyak Makan Gorengan Ketika Bulan Puasa

Monday, 27/04/2020 17:05 WIB by Niken Pangesti , Facetofeet
Girls, Ini Alasan Kenapa Kamu Nggak Boleh Banyak Makan Gorengan Ketika Bulan Puasa
pinterest.com

Girls, bukan rahasia lagi kalau gorengan menjadi takjil yang digemari oleh banyak masyarakat Indonesia. Macamnya yang beraneka dan rasanya yang cenderung gurih membuat makanan ini meningkatkan nafsu makan dan mengisi perut yang kosong seharian. Tapi ternyata menyantap gorengan yang berlebihan bisa menimbulkan berbagai efek yang buruk untuk kesehatan dan kecantikan lho!

Gorengan sendiri mengandung kalori yang cenderung tinggi karena mengandung kandungan yang banyak. Satu buah gorengan biasanya mengandung 140 kalori atau setara 2 lembar roti gandum girls. Sementara, kebanyakan orang nggak cukup menyantap satu gorengan saja, perlu dua atau tiga hingga perut terasa lebih terisi. Hal ini tentunya tanpa sadar bisa membuat tubuh menjadi lebih gemuk ketika bulan Ramadan. Meskipun ada jenis gorengan yang bahannya terbuat dari sayuran, tapi ketika proses penggorengan yang panas, berbagai nutrisi yang bermanfaat akan hilang digantikan oleh kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Minyak jenuh yang terdapat dalam gorengan pun tergolong berbahaya dan bisa meningkatkan resiko berbagai penyakit kronis seperti kolesterol, jantung, dan sebagainya. Nggak hanya untuk kesehatan girls, gorengan juga bisa memengaruhi kesehatan kulitmu lho! Kandungan minyak dan lemak yang tinggi bisa menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, iritasi kulit, kusam dan sebagainya. Bahaya banget kan?

Oleh karena itu akan lebih baik kalau kamu membatasi konsumsi gorengan di bulan Ramadan ini. Lebih baik, kalau kamu menyiapkan menu berbuka lain yang lebih sehat seperti buah-buahan, atau menu khas Ramadan lainnya seperti kolak dan es buah. Kalau sangat ingin menyantap gorengan usahakan membuatnya sendiri di rumah supaya lebih terjaga kebersihan dan kesehatannya ya girls.

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER