LIFESTYLE

Girls, Ini Dia Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Traveling Disaat Pandemi!

Thursday, 13/08/2020 16:04 WIB by Raudya Annisa, Facetofeet
Girls, Ini Dia Hal yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Traveling Disaat Pandemi!
Instagram.com/honeymoonreviews

Setuju nggak sih, kalau tahun 2020 ini merupakan tahun yang panjang. Banyak orang yang kesulitan untuk berpergian kesuatu tempat karena sebagian akses atau tempat wisata masih ditutup selama adanya pandemi seperti ini. Tapi, untuk melakukan short trip nggak ada salahnya, kan? Nah, sebelum memutuskan untuk liburan domestik selama pandemi, kamu harus memikirkan resiko dan mempertimbangkan banyak faktor sebelum memilih menggunakan transportasi mobil pribadi ataupun pesawat. Apa saja? Simak yuk!

Bagaimana cara traveling yang aman?

Dikutip melalui Bustle, menurut Dr. John A. Sellick D.O., yang merupakan seorang profesor di departemen kedokteran di Jacobs School Of Medicine & Biomedical Sciences di Universitas Buffalo, mengatakan, “Berpergian dengan mobil pribadi mungkin lebih aman, tetapi kamu harus berhati-hati dengan tempat peristirahatan, bermalam di hotel, dan sebagainya”. Kita tidak tahu bagaimana standar kebersihan dari penginapan di daerah lain, jadi sebaiknya hindari jika kamu memiliki alternatif lain selain menginap di hotel atau penginapan lainnya.

Bahkan, Dr. Amyna Husain D.O., asisten profesor pengobatan darurat anak di Johns Hopkins Children's Center, mengatakan jika memungkinkan untuk kamu dan keluarga harus makan di mobil, itu lebih baik dibandingkan dine in di restoran atau cafe di pinggir jalan. Tapi jika tidak memungkinkan, kamu bisa membawa handsanitizer dan tisu antiseptik untuk membersihkan area umum.

Kalau kamu benar-benar perlu bepergian tanpa mobil, pesawat mungkin merupakan pilihan yang lebih baik karena lebih menghemat waktu, kata Dr. Larry Burchett M.D., yang merupakan seorang dokter darurat. "Kalau kamu melakukan perjalanan panjang, lebih baik memilih menggunakan pesawat dari pada bus yang memerlukan waktu berjam-jam, belum lagi jika terpaksa harus berhenti untuk makan saat bepergian menggunakan bus, resikonya lebih besar" katanya. Namun, Ia juga merekomendasikan kalau kamu terpaksa bepergian menggunakan transportasi umum, kamu harus meningkatkan penggunaan masker yang lebih protektif jika bisa, seperti masker N95. Dr. Ravina Kullar M.D., seorang spesialis penyakit menular, merekomendasikan penggunaan masker wajah N95 dan face shiled. Selama berada di bandara ataupun terminal, selalu menjaga jarak gunakan masker setiap saat, bahkan jika orang lain di sekitar kamu mungkin telah melepasnya.

 

Tindakan Pencegahan Apa yang Harus Kamu Lakukan?

Kalau kamu memang perlu naik pesawat karena alasan apa pun, Dr. Sellick menyarankan untuk memastikan pesawat yang kamu pilih merupakan maskapai penerbangan yang menerapkan social distancing dan beroperasi pada maksimal kapasitas 50-60%, mewajibkan seluruh penumpang mengenakan masker dan face shield jika memungkinkan, dan menyediakan handsanitizer dibeberapa sudut. Setelah naik ke dalam pesawat, kamu perlu membersihkan area bangku di sekitar kamu dengan tisu desinfektan dan selalu menjauhkan tangan Anda dari wajah.

Kalau kamu bepergian melalui udara, menjauhlah dari petugas dan orang lain saat melewati keamanan. Setelah pemeriksaan identitas, bersihkan KTP dan tas yang kamu bawa diikuti dengan mencuci tangan sesegera mungkin. Juga lebih baik kalau kamu membawa makanan, air, dan handsanitizer kamu sendiri setiap traveling dengan transportasi apapun.

Sebelum bepergian, ada baiknya untuk kamu melakukan tes virus corona untuk memastikan kamu tidak membawa penyakit itu dan menularkan ke orang lain. Nah, jika kamu terpapar dengan wisatawan lain dalam perjalanan, saat menggunakan bus, pesawat, atau kereta api, kamu bisa melakukan self qurantine dan kembali melakukan tes saat tiba ditempat tujuan, karena tidak ada yang tahu jika kamu terpapar virus selama perjalanan. Tapi kalau kamu bepergian dengan mobil pribadi dan tidak melakukan kontak dengan orang lain di jalan, kamu tidak memperlukan untuk melakukan tes lagi setelah tiba di tempat tujuan kamu.

 

Sebelum melakukan traveling, lebih baik kamu mempertimbangkan situasi dan tujuan kamu. Kalau kamu masih tinggal atau berada di sekitar orang tua yang rentan terhadap virus COVID-19 ini, lebih baik untuk tidak bepergian sehingga kamu tidak akan menularkan kepada mereka secara tidak sengaja.

Berlibur dengan menggunakan transportasi umum sebenarnya bukanlah ide yang bagus kecuali semua orang telah melakukan tes kesehatan. Meski begitu, kamu juga perlu berhati-hati dengan orang-orang sekitar kamu yang rentan terhadap virus ini. Dengan berlibur menggunakan kendaraan pribadi dan menyewa villa atau penginapan bersama keluarga atau bersama sekelompok teman-teman kamu, bukan berarti kamu aman dari penyebaran virus ini.

Kalau kamu pernah merasa sakit atau pernah berada di sekitar seseorang dengan COVID-19 dalam 14 hari terakhir, kamu tidak diperbolehkan bepergian sama sekali, kata Dr. Sarin dan jika ada teman atau keluarga yang akan ikut liburan bersama kamu telah menunjukkan gejala apapun, mereka harus tetap dirumah saja. When the curve of new cases is hopefully flattened, might be a better time for that long-overdue vacation.

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER