SKINCARE

Ini lho Bedanya Clay dan Mud Mask, Jangan Sampai Tertukar ya!

Saturday, 17/02/2018 11:11 WIB by Dwinta , Facetofeet
Ini lho Bedanya Clay dan Mud Mask, Jangan Sampai Tertukar ya!
pinterest

Salah satu cara mudah untuk mendapatkan kulit bersih dan sehat adalah dengan rutin menggunakan masker. Sekarang ini, terdapat banyak jenis masker yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan, diantaranya adalah mud mask dan clay mask. Tapi sebenarnya kamu tahu nggak sih perbedaan dari kedua masker wajah ini? Biar enggak salah pilih dan lebih efisien manfaatnya di wajah, cari tahu dulu yuk perbedaan dan manfaat dari kedua masker ini!

source: girlboss

Clay Mask

Struktur clay mask alias tanah liat yang berpori-pori ini mampu menyerap kotoran dan minyak berlebih pada kulit, membuatnya perawatan efektif bagi jenis kulit mudah berminyak, berkomedo dan berjerawat. Clay adalah kategori yang lebih spesifik dari mud, dan hanya mineral tertentu dengan ukuran tertentu dapat disebut sebagai clay, seperti yang dikutip dari Frauke Neuser PhD, Principal Scientist dari brand Olay.

 Beberapa jenis clay yang banyak digunakan dalam clay mask adalah bentonite clay, kaolin clay, dan rhassoul clay. Diantara semua jenis clay, bentonite clay adalah yang paling kuat, sehingga cocok untuk jenis kulit berminyak. Kaolin clay lebih gentle dan cocok untuk kulit kering cenderung sensitif. Sementara itu, rhassoul clay punya manfaat tambahan untuk mengeksfoliasi sel kulit mati. Bahan baku clay mask alias tanah liat cenderung lebih mudah dicari daripada lumpur. Karena itu, jarang terdapat brand yang mengklaim suatu daerah tertentu sebagai tempat untuk mencari bahan clay mask yang mereka jual.

Clay mask punya kemampuan untuk menyerap seluruh kotoran dari pori-pori kulit. Termasuk zat-zat polutan dan minyak berlebih pada wajah. Karena sifat inilah, clay mask lebih cocok dipakai untuk kamu yang punya jenis kulit berminyak. Clay mask sebaiknya dipakai hanya sekitar 10 hingga 15 menit. Jangan gunakan masker ini hingga terlalu keras karena bisa membuat kulitmu jadi ekstra kering. Selain itu, clay mask juga sebaiknya hanya dipakai sebagai deep cleanser setiap satu minggu sekali.

source: yvonnekhadra

Mud Mask

Sesuai dengan namanya, mud mask merupakan masker wajah yang terbuat dari lumpur. Meskipun sekilas kedengarannya kotor, namun lumpur punya kandungan berbagai mineral yang baik untuk kulit. Produk mud mask dari berbagai brand terkenal biasanya mengambil bahan baku lumpur dari daerah yang memiliki gunung aktif, salah satu yang paling terkenal adalah lumpur dari pegunungan Hawaii. Lumpur dari daerah gunung api aktif memang terkenal mengandung lebih banyak mineral sehingga lebih baik untuk kesehatan kulit.

Mud mask mengandung berbagai mineral yang bisa memberi banyak manfaat untuk kulit. Sebagai water based mask, mud mask aman digunakan untuk pemilik kulit kering dan sensitif. Penggunaan mud mask juga bisa dilakukan setiap hari dengan jangka waktu antara 20 hingga 30 menit. Mud mask punya sifat hydrating yang bisa memberi kelembapan dan kesegaran pada wajah. Selain itu, masker ini juga berfungsi untuk mencerahkan, melembutkan, dan menjaga elastisitas kulit serta mencegah penuaan dini.

source: shaaanxo

Mud bisa saja mengandung clay, dan bermacam mineral lainnya. Sebagian orang berpendapat kalau mud mask akan bersifat lebih hydrating dan nourishing ketimbang clay mask. Bahkan, ada beberapa jenis lumpur alami yang mendunia berkat manfaat penyembuhannya, seperti Dead Sea mud alias lumpur Laut Mati. Terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu, lumpur Laut Mati sangat kaya akan mineral yang baik untuk kulit. 

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
REVIEW
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER