SKINCARE

4 Tanda Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari dan Cara Mengatasinya

Monday, 28/01/2019 15:03 WIB by nerissa arfiana, Facetofeet
4 Tanda Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari dan Cara Mengatasinya
pinterest

Saat musim panas adalah saat terbaik untuk bepergian dan menghabiskan banyak waktu di luar. Berlibur ke pantai adalah salah satu hal menarik yang bisa dilakukan. Walau iklim di Indonesia cenderung tetap lembab saat musim panas, namun kamu tidak boleh melupakan untuk menghidrasi kulit secara rutin. Terutama jika 4 masalah kulit ini mulai muncul!

Bagaimana Mengatasi Masalah yang Timbul Saat Musim Panas?

Dark Spot

Kulit yang tidak rata dan banyak terdapat bintik gelap setelah terkena sinar matahari bisa kamu pudarkan dengan perawatan yang tepat. Formula seperti glycolic alpha hydroxy acid (AHA) dan Vitamin C dapat membantu kulit terlihat halus, lebih cerah dan lebih merata.

Kulit Terasa Kering

Kalau kulit kamu terasa lebih kering karena paparan sinar matahari atau suhu yang hangat, gunakan lotion yang bisa menghidrasi lebih untuk kulit. Kandungan dengan kelembapan ekstra akan baik untuk kulit kamu, seperti formula gliserin serta SPF yang cukup melindungi kulit kamu dari paparan sinar matahari.

Kulit Berminyak

Walaupun kulit berminyak tidak selalu menjadikan pertanda kerusakan akibat sinar matahari, namun kamu harus tetap perhatikan perubahannya. Terutama jika kulit terlihat lebih berkilau dari biasanya. Kamu bisa coba bersihkan dengan produk perawatan kulit yang diformulasikan dengan kaolin untuk membantu menyerap minyak berlebih tanpa overdrying. Clay cleanser atau mask juga membantu kamu mendetoksifikasi kulit dan membersihkannya secara mendalam.

Munculnya Garis-garis Halus

Apakah kamu melihat lebih banyak garis-garis halus di kulit kamu? Produk dengan formulasi Vitamin E, pro-retinol (suatu bentuk Vitamin A) serta rice peptides, membantu kamu melembapkan kulit wajah secara intens dan tampak sehat selama musim panas berlangsung.

Leave a Comment
LATEST NEWS
POPULAR
SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER